Kopi

03:49

Kopi.

mungkin hanya itulah yang bisa membuatmu bahagia. secangkir cairan hitam pekat yang terurai dari biji-biji kopi Robusta terbaik yang ditanam di ketinggian kurang dari 700 m diatas permukaan laut dan ditumbuk sempurna, selalu meruyak indera penciumanmu. selalu ada malam yang tidak pernah usai untukmu yang bersemangat dan menjawab dengan cerkas tentang kesukaan mu yang satu ini. Pagi hari setelah terjaga dari lelap malam yang menidurimu selalu kau sambut dengan secangkir Kopi hitam, favoritmu.

untukmu Kopi itu adalah seni. mulai dari penanamannya dan pemisahan dari cangkang kemudian pemanggangan dalam suhu yang sesuai hingga warna cokelat dari biji kopi terlihat memekat lalu naik pada tahap penggilingan biji-biji kopi yang ditujukan untuk memperbesar permukaan biji kopi hingga ekstrasi akan menjadi lebih efisien dan cepat sehingga menampilkan rasa, aroma dan cita rasa terbaik. Pun begitu dengan perebusan kopi, aku ingat kamu menunjukan bahwa komposisi biji kopi, air dan suhu harus sesuai. ya, menyajikan kopi yang baik dengan cita rasa sempurna bukanlah hal yang mudah.

seperti saat ini, menikmati semesta senja sederhana dengan secangkir kopi, berdua kita melihat langit Jakarta yang mulai layu dari balkon lantai 30 apartemenmu. ditemani semangkuk cookies coklat kering dan alunan suara berat Louis Amstrong dalam La vie en Ros de. Dia memperhatikanku, matanya menekuri setiap lekuk wajahku, tersenyum kemudian menanyakan mengapa aku sangat tergila-gila dengan batangan nikotin dengan rasa menthol, aku tersenyum dan menyergah sama seperti dia menyukai kopi, rokok pun adalah seni. dia tertawa kecil.
penah suatu ketika mesin penggiling biji kopimu berdemo tak mau menggerakan mata pisaunya. Panik, adalah ekspresi pertamamu. dengan sibuk dan galau kamu menekan nomor telepon teman-temanmu yang bisa memperbaikinya, sedang aku? kau acuhkan. Iri, ya jangan ditanya. aku iri pada mesin penggiling kopimu, ah tapi tak usahlah berdebat tentang kopi denganmu. kamu terlalu pandai menjawabnya. itu jauh lebih baik jika kamu tergila dengan kopi daripada tergila dengan perempuan lain. ya, kamu seperti kopi hitammu, sederhana dan apa adanya, cerkas namun menggoda. setiap sesapannya bisa membuat gila dan ketagihan. Oh, aku mulai terobsesi dengan kopi

You Might Also Like

1 comments

  1. selamat malam,....

    senja mengunjungi senja biru ^^

    salam kenal.....

    ReplyDelete