kado puisi ( part 2 )

19:18

Gadis Bertalenta
oleh Romyan Fauzan

ada lekuk tubuh jelita di bawah pohon
saat duduk di bangku bergaris hitam
terdiam terpejam memandang hela
dalam balutan gaun putih elok di mata
menghampiri kesepian dalam lamunan
menemani sepoy di taman itu,

nafas sejenak sungguhlah mesra
di bawah pohon beteduh keluh
bertumpuk sungguh di atas langkah
ketika kaki bertumpang asa, kiri dan kanan
bersatu indah, menuju tempat yang tak terjamah
dari cantiknya yang menggelora

unik, cantik, dan berbahasa
itulah yang dikatakan gadis bertalenta
dalam keheningan yang bersukma
menjadi sebuah sajak yang sempurna

kerna ia akupun terpesona,
kerna ia akupun rela menjadi kata.

2011


aduh ada merah apel di pipi saya ketika pesan singkat masuk dan terlihat di display layar handphone tua saya:

"pagi neng cantik...baru selesai satu sajian puisinya..."

waah, another poem for me. senang rasanya ada yang sempat mencuri sela di detik sibuknya untuk menarikan pena di atas selembar kertas dan kembali menulis tentang saya. seperti dapat kado. iya saya suka kata dan saya jatuh cinta dengan kata. lalu hari ini a' Romyan buat saya jatuh cinta lagi lebih dalam dengan kata. saya speechless. nuhun aa puisinya . neng suka banget. Nuhun.

You Might Also Like

8 comments

  1. ya puisinya hebat..ternyata khusus untuk kamu naajmi.

    ReplyDelete
  2. dari dulu saya salut sama orang2 yang bisa biki puisi.... mantabh!!!

    ReplyDelete
  3. Blog ini juga inspiratif. Salam hujan juga ^^

    ReplyDelete
  4. salam kenal ya perempuan hujan.. aku juga suka hujan, tp jangan tiap hari dunk hujannya :D

    nice poem.. :)

    ReplyDelete
  5. ingin sekali2 ada yg ngirimin puisi seperti yg dialamin mbak. hihi tp siapa ya? :p

    ReplyDelete
  6. Hehe mbak, thanks for visiting. Bersedia tukaran link? :)

    ReplyDelete