Sekelumit kata untuk Rufy

05:41

Rufy,
Kuukir namamu di udara. Pada sela malam purnama, dibalik ekor meteor, disepertiga malam yang beku. Mainkan lagi gitarmu (setidaknya) tutupi luka hatiku.
Rufy,
Semalam, sambil menyesap secangkir kopi hitam yang sudah habis setengahnya kau bilang :
“you really know where to start fixing a broken heart”
Ku jawab aku tak tahu cara membebat air mata dan menahan letupan rindu.
Rufy,
Dimana kau simpan hatimu? Apakah pernah terluka? Pernahkah kau menimbun sayatan yg membocorkan empedumu sehingga membuat pahit setiap kata yang kau ucapkan?
Rufy,
Aku hanya mengenalmu lewat petikan gitar yang kau kirim serta emoticon titik dua kurung tutup di setiap akhir percakapan, di pertengahan malam dengan kopi dan asap nikotin yang menjulang menuju atap langit dan menipis.
Rufy,
Pernahkan kau tertatih ketika melatih hati?
Rufy,
Malam ini temani sejenak aku meringkuk di ujung diam, bantu aku mereka arah mata angin yang menerbangkan dandelion. Mungkinkah mengarah padamu?
Rufy,
Malam ini saja, temani aku melihat rasi bintang, sampai aku tertidur tanpa sehelai benang bersama kupukupu hijau di bawah kubah langit saat bibir malam berpagutan dengan bulan.
Rufy,
Petik lagi gitarmu.. Mainkan lagi lagu itu sampai aku kembali berani mencinta tanpa meminta.

You Might Also Like

4 comments

  1. hai Naajmi, salam kenal :) saya jatuh cinta dengan blogmu ini, betaah membaca kata demi kata yang kamu sulam indah ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Puji :D wah terima kasih sekali saya tersanjung.

      Delete
  2. halo ka naj saya suka bgt sama blog kaka. oh iya salam kenal:)

    ReplyDelete
  3. Keren najmi. Saya suka menyelami sayak demi sajak yang najmi tulis.

    ReplyDelete