Daily Journal: Belajar Memaafkan

03:45

lets be honest, we’ve all been hurt by another person at some time or another. Sometimes we were treated badly and our trust was broken while our hearts was hurt. Ada hal yang menarik dimana ketika 2 tahun yang lalu penanda sebuah pesan singkat masuk ke dalam salah satu media chat di handphone saya;
Maafin semua yang sudah aku lakuin ke kamu dulu.”
Saya menghela nafas menekuri satu persatu hurus yang tertera disana, seketika jemari saya gagu bisu. It bounced me back to the time when I carried a lot of anger and grudges toward him in my life and the time i wanted to hurt him back a years ago. But then suddenly I realize jauh sebelum pesan singkat itu masuk, saya telah memaafkan dia. Saya pun belajar untuk menerima bahwa segala sesuatu terkadang tidak seperti apa yang kita inginkan, tetapi dari sanalah kita bisa mendapatkan ‘sesuatu’ yang berharga. Saya yakin bahwa tidak ada satu orangpun di dunia ini yang berniat menyakiti orang lain, dan di dalam diri semua orang bersemayam emosi serta kesedihan yang terkadang mempengaruhi keputusan atau tindakan yang mereka ambil.
Hari itu saya belajar untuk memaafkan segala sesuatu dari masa lalu yang pernah merobek sesuatu dalam hati saya. Sumpah serapah kebencian juga dendam yang pernah saya ucapkan bertahun tahun lalu di hadapan Tuhan pun menguar ke udara, menghilang. Sebuah pesan saya kirimkan;
“Nope, it’s ok. :)”
terkirim.
terbaca.
the key is we all need to learn to let go. We all need to be able to forgive, so we can move on from anger and be happy in our life.
Kemudian saya berdoa bahwa dia menemukan kebahagiaan seperti saya menemukan kebahagiaan saat ini bersama suami saya untuk selamanya. Jadi apakah kamu juga sudah memaafkan hari ini?

Salam,
 Naaj Wicaksono

You Might Also Like

0 comments